Sunday, February 5, 2017

Si Cantik Bright Gas 5,5 kg


Minggu lalu tetiba ada  sosialisasi penggunaan bright gas dari Pertamina. Tumbeen, begitu saya dan teman-teman kantor menanggapi undangan tersebut. Prasangka kami, ada udang di balik bakwan. Intinya pertemuan tersebut adalah memperkenalkan si Cantik Pinky, Bright Gas ukuran 5,5 kg. Bentuknya kompak menawan dengan warna jreng!  Total  beratnya hanya 13,6kg saja. Sedang Bright Gas  besar ukuran 12 kg, total beratnya hingga 27,1 kg.

Semangatnya  adalah konsumen kelas menengah sewajarnya menggunakan si Pinky ini, karena LPG 3kg sebenarnya di peruntukkan untuk warga miskin. Sementara saat ini banyak hotel masih menggunakan tabung melon 3kg. Pun warga sosialita yang tinggal di apartemen, tapi masih menggunakan  LPG  yang disubsidi pemerintah.

Karena tidak disubsidi , maka harga bright gas 5,5 kg jadi lebih mahal dari gas melon. Namun Pertamina menyakinkan produk baru ini  menggunakan  system pengamanan yang mengadopsi teknologi katup ganda DSVS (Double Spindle Valve System), Katup pada tabung Bright Gas menggunakan dua pengaman atas dan bawah sehingga memiliki ekstra pengaman ganda untuk mencegah kebocoran LPG akibat kebocoran pada kepala tabung.  Selain itu, Bright Gas 5.5 kg dilengkapi dengan Segel pengaman yang telah dipatenkan dan berhologram yang menjadikan isi terjamin dari pengoplosan.

Harga gas melon di pasaran @Rp.6.167,-/ kg setara Rp.18.500,-/ tabung
Harga si Pinky dipasaran @Rp.10.900,-/kg   setara Rp.60.000,-/tabung
Harga si biru dipasaran @11.083,-/kg  setara Rp.133.000/tabung

Dalam laman resminya, www.pertamina.com, memberikan promo  menarik untuk tukar tambah tabung lama:
1. 2 gas melon tukar bright gas plus Rp.104ribu/tabung
2. 1 gas melon tukar bright gas plus Rp.213ribu/tabung.

Apa kabar gas melon setelah penetrasi si Pinky di banyak wilayah di Jawa menggembirakan? Sependek pikiran saya,setahun kedepan gas melon akan sulit ditemukan. Analogi keberadaan BBM jenis premium saat ini yang tak tersedia di banyak SPBU. Jika dahulu kenaikan harga premium jadi isu seksi, harga Rp. 5 ribuan merangkak ke Rp. 7ribuan berbagai demo menyambut. Namun seiring dengan ketersediaan pertalite dikisaran Rp. 7ribuan, dan premium menghilang, masyarakat tetap tenang. Nilai psikologis yang menarik.

Dan sepertinya, cerita premiun akan dijiplak oleh si Pinky. Saya ? Si pemilik 2 gas melon dan 1 gas tabung 12kg berkarat. Should I ?






No comments:

Post a Comment