Friday, November 15, 2013

Pesonan Wanita Usia Matang

Gaya hidup modern dan karir wanita yang semakin manatap sedikit menjauhkannya dari ketergantungan terhadapap lawan jenis secara materi. Kemandirian secara financial memang cenderung membuat jarak akan pilihan happy single or being house wife. Berpasangan adalah naluri alamiah setiap insan. Namun ketika logika bermain, seringkali pilihan  happy single lebih menarik, bahkan ketika usia melewati 30an.
Bukannya tidak mau mencari namun pilihan yang tersedia bisa jadi menyempit atau malas mencoba sebuah hubungan baru karena trauma masa lalu.

Saya sendiri memutuskan dan berencana bin yakin menemukan seseorang yang layak mendampingi selama usia diusia 29. Keburu dan diburu waktu serta pertanyaan keluarga. Saat itu iya atau terbang ke dunia lain. Hidup itu pilihan. Dan pilihan yang tersedia kadang kala sama tidak enaknya. Atau sebaliknya, sama enaknya.

Enaknya menikah
1. ada orang yang anter jemput kesana sini
2. temen nonton film dan gosip dan makan kulineran
3. Ada di kecil yang lucu bangeet
4. Sholat jamaah

Enaknya bujang
1. Makan apa aja ga mikir anak
2. Travelling kemana aja ga mikir anak
3. Pergi pulang kerja rapat ga kepikiran anak

Punya kawan-kawan yang masih being single dan mereka HAPPY meski berharap suatu saat (dan saya terus berdoa pula) bertemu dengan si teman hidup.

Paling tidak asik ketemu orang yang being single tapi sombong abiiss plus kepedean plus tukan perintah yang ending sebenarnya itu ketidakdewasaan karena separuh jiwanya belum ketemu. Ihiiiiir

Entahlah

No comments:

Post a Comment