Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

Bromo, Piknik Di Saat Yang Tepat

April 2009, adalah tahun saya mencanangkan bahwa tahun depan akan ke gunung Bromo. Saat itu baru selesai trip ke Karimunjawa bersama teman-teman backpacker yang baru saya kenal onsite, onday. Iya kenal saat tiba di Semarang, dalam perjalanan menuju Karimunjawa Jepara. Dan cita-cita itu terus mengendap di otak sebelah kanan beriring dengan khayalan yang meminta segera jadi kenyataan. Ngenes saat melihat teman-teman lain yang sudah bisa berfoto di gunung Penanjakan berlatar Gunung Bromo. Dan sampai medio  2015 saya belum juga merealisasikan mimpi itu. Apa sih yang menarik dari gunung Bromo selain adegan photo-photo. Saya belum paham sampai kemudian saya sampai disana, Minggu 8 November 2015. September 2015, keinginan untuk piknik semakin membara  gegara agenda piknik kantor yang tidak jelas kapan tejadinya. Mari  arrange piknik sendiri saja . Yeaaaha golek bolo patungan sek. Jadilah nemu 13 orang yang siap jalan bareng. Sia

Jadi Orang Tua Tidak Ada Sekolahnya

SEMINAR  PARENTING KBIT PERMATA HATI 28 NOVEMBER 2015 Mengikuti seminar parenting yang dimotori FKOMG KBIT PERMATA HATI BATANG Lokasi pendopo kabupaten Jadi ingat ingin membuat Seminar ASI, kelak disini tempatnya. Inden aaah. "Bu, anak saya aktif sekali, tidak bisa diam." "Usia berapa?" " 5 tahun." "Wajaar, Bu. Kalau usia  8 tahun masih tidak bisa diam, baru memerlukan observasi." Iya, anak usia belum sekolah , kurang dari 6 tahun, adalah wajar berlarian aktif kesana kemari. Energi anak usia balita memang luarbiasa dan harus dikeluarkan. Itu kenapa sekolah PAUD dan TK ada metode PAGI CERIA. Yaitu metode bernyanyi, bermain dan  berlari pagi hari dari jam 8- 9, sebelum aktivitas belajar dimulai. Gunanya untuk mengeluarkan semua energi anak sembari menstimulasi gerakan motorik. Naah pada jam belajarnya yaitu jam 9, anak sudah merasa lelah dan bisa duduk tenang. Baru tahu ! Metode pendidikan yang efektif : 1.       Pend

RITUAL SENIN MALAM

Senin semangaaaat, iya kerja hari Senin biasanya rada malas menggerakkan kaki melangkah menuju kantor (naik motor ), kali ini semangat. Why? Karena malam hari ba'da isya ada Webinar Sekolah Perempuan Gelombang 10. Kalau minggu lalu masih setengah apriori , apasih yang akan disajikan para mentor secara mereka bukanlah penulis favorit saya. Peace Cik Gu hehhee. Tapi….semua berubah pasca webinar perdana tanggal 9 November ituuh barengan mbak Indari Mastuti lanjut 11 November bareng mbak Anna Farida. Banyak ilmu yang didapat. Pun sharing dengan teman-teman  yang sebagian berprofesi sebagai emak-emak rempong macam sayaah. Wait, ternyata beberapa teman SP10 udah ada yang menerbitkan buku .Wooww .Saya ? Tutup muka! Mulai bongkar file-file lama. Mana tahu bisa kayak Dee bikin Filosofi  Kopi atau Rectoverso  yang merupakan hasil kompilasi cerita dari masa lalu dan kini. Dooorr !! Banguun! Iyap. Senin malam pukul 19.30 sudah mulai prepare meja (setrikaan) buat alat meletakkan lapt

Sekolah Perempuan 10 part 1

Senin, 9 November 2015 Sekolah Perempuan edisi perdana dimulai tepat 20.00. Sempat ingin absen karena badan masih pegal-pegal plus ngantuk sisa dari Weekend Fun Trip Batu-Bromo. Kata suami ijin aja tidak masuk sekolah, hahahha. Thus laptop mulai saya nyalakan sejak 19.30 sekalian ngecek jaringan internet. Kali ini pakai Indosat Mentari harga 35ribu kuota 3 G (tulisannya begitu, entah senyatanya). Ketika digunakan untuk ujicoba webinar Minggu lalu, lancar banget sih. Masih marahan dengan Three karena 2 minggu terakhir lemot sangat. Padahal harga kartu perdananya semakin mahiiil. Pukul 20.00 tepat Teh Indari Mastuti memulai sesi webinar dengan menampilkan beberapa slide. 15 menit berlalu berjalan lancar, ketika di live chat beberapa kawan mengeluh  tidak mendengar suara Teh Indari, saya masih santan. Nyala kok disini. Jelang menit ke 20, mulai suara ada dan tiada. Bahkan jaringan terputus dari server berkali-kali. Fiuuuhhh. Perjuangan sungguh. Jadilah menyimak livechat dengan sesek

Sekolah Perempuan

Besok 2 November 2015 adalah running perdana Sekolah Perempuan.  Entah kenapa saya sebegitu semangat ikut kegiatan itu. Pake bayar pulak. Lumayan untuk ukuran emak-emak macam saya. Lumayan mahall. Tetapi saya berani 'bertaruh' ini. Maksudnya investasi ilmu. Alhamdulillah pas ada rejeki yang tidak masuk pos belanja bulanan. Jadi tidak mengganggu menu makan bulanan hahhah. Palingan, belum jadi beli anting-anting baru !!! Yes, setelah lebih dari 2 tahun atau malah 4 tahun ya, absen aktif di facebook, kini mulai rajin buka-buka lagi. Tidak selalu update status laah, masa-maa itu sudah lewat. Masa muda , saat narsis masih meraja, sekarang sedikit insyaf, maklum suami tidak punya mental senarsis saya. Facebook nyaris saya tutup karena menurut saya semakin banyak berisi hala-hal yang kurang bermanfaat, sharin artikel yang justru menjerumuskan atau sekedar curhat tidak jelas. Kemudian saya menemukan beberapa grup di facebook yang cukup menarik, kemudian berkenalan dengan orang-orang

JANJI HATI

Wihiiiiy tersentil minggu lalu  dapat ebook tentang time management,hasil dari join emak-emak IIDN (Ibu Ibu Doyan Nulis) di grup facebook. Disuruh nulis 100 kegiatan rutin tiap hari dari bangun tidur sampai tidur lagi.Poinnya dari sekian banyak kesibukan, pasti ada pekerjaan yang bisa dijadikan satu seperti memasak, mencuci, bermain bersama anak. Well en toh saya belum menulis runut kegiatan harian 100 biji ituuuh, sudah langsung keinget saja...Diniati IKHLAS.Iya kenapa jadi ikhlas ya......... Begini , sejak keluarga kecil kami menetap di rumah sendiri (bukan nebeng mertua lagi). Ada pembagian tugas pekerjaan domestik antara saya dan suami. Namun tetap saja saya merasa bagian saya lebih banyak ketimbang suami. Bagaimana tidak. Bangun tidur kala shubuh langsung sholat , masak, bangunin si kecil,mandikan si kecil, suapin si kecil. Si Ayah? Bangun bangun tidur sholat, nonnton TV !mepet jam baru mandi dan sarapan. Begitu pula pulang kerja, sampai rumah beberes dapur, masak atau minimal