Friday, November 3, 2017

WARNA CANTIK BURUNG KOLIBRI

warna cantik burung kolibri(photo:hargacaradotcom)

Di pedalaman hutan Meksiko tinggallah seekor burung kolibri yang mungil bernama Tzunuum. Dia burung yang suka menari. Gerakan sayapnya sungguh  indah saat berputar-putar di angkasa. Bahkan  Tzunuum mampu terbang mundur. Sayangnya warna bulu Tzunuum tidak terlalu bagus. Warnanya cokelat pekat, tidak seperti teman-teman sesama burung yang memiliki kilau cerah warna warni bulunya.
Konon saat dulu Dewa menciptakannya, diberikan dua pilihan, bulu yang cantik atau kepandaian terbang. Tzunuum memilih  pilihan terakhir. Kondisi tersebut tidak membuat Tzunuum minder, dia tetap bergembira beterbangan kian kemari mencari nektar bunga sekaligus membantu penyerbukan tanaman. Teman-teman Tzunuum pun senang bermain bersamanya
Saat Tzunuum dewasa, datang seekor burung kolibri jantan  bersuara merdu yang berputar-putar mengelilingi sarangnya. Sesekali dia hinggap di dahan pohon  apel hutan.
“Dia menyukaimu, Tzunuum.” Momot burung berbulu hijau jamrud dengan ekor panjang melengkung menggoda Tzunuum.
“Apa yang harus aku lakukan ?” Tzunuum terbang meliuk-liukkan tubuhnya.
“Jika kau menyukainya, esok hari saat dia datang lagi, berdansalah di udara dengan indah. Karena itu berarti ‘ya’.”
“Kalau sebaliknya?” cecar Tzunuum tidak sabar.
“Abaikan saja, sampai dia lelah.” Kalimat terakhir ini hanya sedikit terdengar oleh Tzunuum karena Momot bersegera terbang pulang.
Matahari sudah meninggi , seekor burung kolibri jantan terbang rendah memutar sarang Tzunuum. Kicauannya mengalun dengan irama merdu. Setelah sekian lama berputar akhirnya dia hinggap di dahan Azar, pohon hutan. Kepala burung kolibri jantan menengok kanan kiri. Dia menunggu. Tiba-tiba dari dalam sarang Tzunnum melesat sebuah benda yang kemudian meninggi di angkasa. Rupanya Tzunuum yang baru saja terbang untuk menyajikan tarian indah pada sang kolibri jantan.
“Hore, hebat!” Empat ekor burung mendekati pasangan burung kolibri tersebut. Tzunuum tersipu malu sekaligus kaget dengan kedatangan teman-temannya.
“Kami akan membantu menyiapkan pernikahan kalian.” Uchilchil , burung cantik berbulu biru safir terlihat bersemangat.
“Aku akan meminta pisang hutan, pepaya hutan dan jeruk hutan untuk menyajikan makanan terenak.” Vermillon menggerak-gerakkan mahkota berwarna merah oranye di kepalanya.
“Kalian sungguh baik hati. Tapi aku tidak punya gaun indah untuk kupakai pada pesta penikahan  nanti.”  Tzunuum tertunduk sedih.
“Serahkan urusan itu padaku dan Momot. Kami akan membuatkannya untukmu.” Kardinal berkata lantang . Warna merah terang bulunya terlihat indah diterpa sinar matahari.
Momot, Kardinal, Vermillon dan Uchilchil sibuk menyiapkan semua keperluan pesta pernikahan Tzunuum. Sebuah gaun pesta sudah dipesankan pada Yuyum. Namun Yuyum tidak sanggup kalau harus mencari bahan gaun sendiri.  Maka empat sahabat itu pun berunding. Akhirnya mereka sepakat merelakan beberapa helai bulu mereka untuk dijadikan gaun pengantin Tzunuum.
“Aku akan membuatkan tudung indah untuk Tzunuum!” teriak Ah Leum laba-laba yang tiba-tiba mejatuhkan dirinya disamping Momot.
Tibalah hari perayaan pesta pernikahan Tzunuum. Dia nampak anggun dan memesona mengenakan pakaian indah berwarna warni buatan Yuyum. Kepalanya dihias tudung indah dari Ah Leum. Di lehernya menggantung kalung dari bulu merah oranye milik Vermilon.
“Kalian sungguh luarbiasa teman-teman. “ Tzunuuum sesesunggukan terharu.
Tiba-tiba seekor burung kecil melesat melewati kerumunan menuju altar pelaminan. Para tamu terkejut. Ternyata itu adalah Cozumel, burung pembawa pesan dari Dewa.
“Tzunuum, engkau telah melakukan banyak kebaikan sehingga menumbuhkan cinta teman-teman kepadamu. Oleh karena itu, Dewa akan memberikan hadiah untukmu. Gaun yang kau kenakan akan menjadi bagian dari bulu-bulumu selamanya. Selamat!” lantang suara Cozumel.

Semua tamu bertepuk tangan. Tzunuum dan pasangannya terbang berputar di angkasa menyatakan rasa syukur dan bahagia atas anugerah dari Dewa. Hingga kini burung kolibri merupakan burung mungil dan gesit dengan bulu yang indah.
###diadaptasi dari cerita rakyat Meksiko###

Saturday, October 21, 2017

TAKO dari KEN

Tako dumptruck dan Odi backhoe (sumber youtube/mainananak)

Sayup-sayup terdengar  suara tangis yang tertahan. Suma, minibus berwarna merah, mengerjap-ngerjapkan matanya. Telinganya  tegak untuk mempertajam pendengaran.
Hari masih gelap, belum ada cahaya matahari yang menerobos melalui jendela rumah. Hanya ada temaram lampu kecil dari sebuah lemari kaca dua pintu penuh mainan. Satu sisi lemari berisi mainan dari kayu dan plastik serta tumpukan puzzle. Sedangkan sisi yang lain berisi mobil-mobilan berbagai jenis dan ukuran.  Dua rak pertama berisi mobil-mobil kecil seukuran genggaman tangan. Sedang rak paling bawah berisi mobil yang lebih besar.
 “Suara siapakah yang sesenggukan dipagi buta begini ?” gumam Suma sambil melirik sekitar. Dilihat kawan-kawannya masih pulas. Odi, backhoe warna kuning meringkuk di pojok,  sementara  Sata,lokomotif  kereta hitam mulai menggerak-gerakkan badannya. Suma menoleh kebelakang, kemudian memicingkan matanya. Di dekat pintu lemari kaca itu biasanya Tako sang dumptruk biru berada. Tapi bayangan hitam di depannya berbeda,  seperti bukan Tako.
Byar! Tiba-tiba lampu ruangan menyala. Rupanya Ken, anak lelaki setinggi 110cm sudah bangun. Gemericik air menandakan Ken sedang mengambil air wudhu.
Kali ini Suma bisa melihat dengan jelas siapa yang ada di depannya. Benar , bukan Tako !
“Odi, bangun ! Tako hilang !” Suma berusaha membangunkan Odi dengan menabrakkan bemper depan busnya. Odi hanya membuka mata sebentar, kemudian membalikkan  badan backhoenya  sehingga membelakangi Suma.
Kemudian Suma bergeser kea rah Sata, dibukanya kaca depan lokomotif paling tua itu. Iya, Sata adalah yang paling lama tinggal di kamar Ken. Sata adalah mainan Ken sejak umur 1 tahun. Empat gerbong kereta Sata sudah  rusak. Namun Ken masih menyimpan lokomotif Sata.
“Tidakkah ini terlalu pagi, Suma? Kenapa engkau berisik sekali?” Ucap Sata dengan mata masih terpejam.
“Sudah lepas Shubuh Sata. Dan yang lebih penting, Tako hilang !”
“Hallah,  paling Ken lupa meletakkan Tako di atas meja belajar. Dia kan sering begitu.”
“Tidak ada, Sata.” Suma gemas lalu menabrakkan bodi bus belakangnya kea rah Sata. “Buka matamu, di meja tidak ada Tako!”. Sata beringsut sambil melebarkan kelopak matanya.
 Jarak lemari kaca tempat mereka berada hanya terpaut 3 meter, sedikit terhalang sandaran kursi. Benar, tidak terlihat Tako disana. Kadang –kadang saat Ken teramat kelelahan dan ingin bersegera tidur, Ia meletakkan begitu saja semua mainannya.  Jika sudah begitu, Bunda Ken tidak tinggal diam. Ken tidak boleh tidur jika semua mainan belum masuk ke lemari kaca di ujung kamar.
“ Tahun depan kamu sudah masuk sekolah dasar, Ken. Artinya sudah besar. Anak besar harus belajar tanggung jawab.” Begitu nasihat  Bunda, kala Ken malas-malasan berberes.
“ Tako ada di balik pintu.” Tiba-tiba terdengar suara asing yang tidak dikenali. Benda di dekat pintu lemari membalikkan badannya. Sayapnya yang panjang  menyentuh ujung lemari sehingga tidak bisa sepenuhnya membelok. Suma, Odi dan Sata saling merapat. Benda itu lebih besar dari mereka. Ujung badannya runcing, ada empat roda kecil dibagian bawah. Warna abu kombinasi hitam membuatnya terlihat gagah.
“Namaku  Andrew sang pesawat jet tempur , aku datang tengah malam tadi bersama  Ayah Ken. Aku datang dari negeri jauh. Itu mengapa badanku jauh lebih besar  dari kalian. Warnaku pun jauh lebih berkilau.”   Tanpa diminta, Andrew menerangkan keberadaannya.
“Tako sudah usang.” Lanjut Andrew .”Dia layak dibuang !, karena sudah ada aku, mainan pengganti yang jauh lebih bagus, hahaha.”  Tawa Andrew memenuhi seantero lemari. 
Suma menutup kedua telinganya. Kemarin kaca telinganya pecah karena jatuh dari teras terguling ke tanah. Suara keras sering mengagetkannya.
“Tidak mungkin Tako dibuang! Ken orang baik !” Sata maju mendekati Andrew. “Buktinya  aku. Sudah empat tahun aku menemani Ken. Gerbongku rusak semua, tapi Ken tetap sayang padaku.”
Andrew kembali tertawa memperlihatkan gigi-giginya yang tajam sembari mengetuk-ngetukkan  empat roda kecilnya ke lantai kaca. “ Tunggu saja giliranmu , Sata !” Bentukmu sungguh lebih layak menjadi rongsokkan. “Suma bersembunyi dibalik badan Odi. Dia tidak tahan dengan kegaduhan yang ditimbulkan Andrew .
“Betul, Ken tidak mungkin melakukannya” Kali ini Odi backhoe kuning yang berbicara.” Roda depanku pernah rusak .Ujung besinya patah . Ken kemudian meminta tolong Ayah menyambungkannya kembali. “ Ken menyayangi kami semua !”
Suara langkah kaki membuat semua diam. Andrew menutup mulutnya. Suma , Odi dan Sata saling menempelkan badan.
“Bunda, mohon bantu aku .” Ken membawa sebuah kotak kardus. Dari balik pintu diambilnya sebuah benda kemudian dimasukkan kedalam kardus.
“Itu Tako !” Jerit  Suma, Odi dan Sata bersamaan. Tako yang mendengar suara teman-temannya, hanya menoleh sedikit. Tako malu dengan bekas airmatanya.
“Kenapa belum kamu bungkus ?” Kertas kado warna biru langit disodorkan Bunda kepada Ken.
“Ken sayang Tako, Bun.” Ucap Ken lirih. Tako dipeluk erat. “ Tako,  dumptruk yang menemani Ken bermain pasir. “
Bunda mengucap rambut hitam anak semata wayangnya itu. “Memberikan sesuatu kepada orang lain, berupa benda yang kau sayang,adalah hal baik. Tako sudah sekian lama  bermain bersamamu.  Kali ini Tako akan mendapatkan lebih banyak teman baru. Lagian sudah ada pesawat jet baru dari Ayah.“
“Apakah mereka akan merawat Tako, Bun?”
Perempuan berkerudung marun itu mengangguk mantap. “Pasti, penghuni panti asuhan Azahra adalah anak-anak yang rajin. Ken masih ingat, kaos beruang  hitam yang tahun lalu kita berikan untuk mereka , masih dipakai Sina,balita kecil yang baru belajar berjalan itu kan?”
Tiba-tiba Ken berdiri sambil membawa Tako menuju arah lemari mainan . Dibukanya pintu kaca perlahan.
“Apakah kamu mau menukar mainan yang akan diberikan untuk anak panti?”
Ken diam mematung.” Tidak , Bu. Ustadzah di sekolah bilang, berikan mainan yang masih bagus dan paling disukai.”
Suma, Odi dan Sata menatap haru. Kali ini Tako tersenyum, sisa sedihnya mulai lenyap. Perkataan Bunda benar. Dia akan menemukan pemilik baru, dan tidak hanya satu, banyak. Dia akan membuat keceriaan banyak anak.
Bunda membantu Ken membungkus kardus berisi Tako sang dumptruk. Sebuah pita emas disematkan di atas bungkusan cantik itu.
“Kita berangkat sekarang , Ken?” Bunda beranjak keluar kamar. “Supaya tidak tertinggal minibus yang akan mengantar kalian ke panti.”
“Tunggu Bun. “ Ken berlari menuju meja, kemudian menulis sesuatu diatas kertas.
Bunda meraih kardus untuk dimasukkan kedalam tas plastik besar. Dibacanya kertas yang tertempel di atasnya.
TAKO DARI KEN TK B PERMATA HATI.

Thursday, October 12, 2017

Saat Ikhtiar Beririsan dengan Tawakal

Sulit menyembunyikan gemuruh dada yang membuncah. Sulit menahan air yang menggenang di pelupuk mata. Lelaki gagah yang saya kenal dulu, kini tergolek lemah di ranjang kayu berwarna coklat gelap. Tubuh tegap itu terlihat menyusut. Sudah tak terlihat raga yang rajin nge-gym itu. Hilang sudah keceriaan dari wajah tegasnya. Seandainya  bertemu di tempat umum , saya  nyaris kesulitan mengenali raut mukanya.  Sakit itu telah mengikis  raganya. Meski tutur kata dan ide-ide liarnya tetap tak terbendung, ada nada getir di setiap ucapannya.



Kemudian saya menyesal kenapa tidak sedari lama mengunjungi beliau. Mengapa tidak sejak kemarin-kemarin saya bertandang ke rumahnya. Rencana itu tertunda kesekian kali dengan alasan kesibukan. Basi ! Seandainya saya lakukan sejak awal, ingin saya ceritakan tentang perjuangan Dahlan Iskan melawan penyakitnya. Berupaya dengan semua usaha dan dukungan keluarga untuk mendapat kesembuhan. Bukan hanya tentang kesiapan materi, lebih pada ikhtiar tak berbatas dan semangat untuk sehat lebih lama demi karya nyata. Banyak sekali hal baik yang bisa dilakukan dengan tubuh sehat. Hal yang berimplikasi baik pada diri sendiri dan bermanfaat untuk umat.

Lebih dari sepuluh tahun lalu kami pernah duduk  satu ruangan. Kami melakukan beberapa perjalanan ke keliling kota di Jawa Tengah. Kami sepaham dalam banyak hal. Namun tetap  ada perbedaan pandangan pada beberapa hal lain. Dan kami memakluminya sebagai dinamika. Berbeda bukan berarti tidak bisa berjalan beriringan, bukan ?


Ujian ini adalah bagian dari lakon yang harus dijalani. Ikhtiar , tawakal dan doa beriring mengharap ridhoNya. Semoga segera diangkat sakitnya. Aamiin.


Sunday, October 8, 2017

Jajan Pasar, Kuliner Sepanjang Masa

Sebagai tukang makan, saya sering ngilu melihat menu makanan teman yang cuma terdiri dari sesendok nasi dan semangkuk sayur. Aiih, kalau saya mah, begituan masih lapaar. Beruntungnya badan awet, tidak melebar walau intake nya banyak. Ngiri ya ? Sini saya kasih kerjaan cuci piring dan nyetrikah haha.
rupa-rupa jajan pasar (photo:kateringsemarang)

Sekalipun saya sukak pakai banget makan brownies, strawberry cheese cake, red velvet hingga pizza, nyatanya saya tetaplah bocah ndeso yang akan lebih memilih jajan pasar jika di acara kondangan ada sajian kue menul-menul beraneka warna. Makanan yang disebutkan pertama jarang disajikan di kondangan.

Ini 5 jajan pasar favorite yang sering melewati kerongkongan saya J


1. KLEPON
Makanan ini terbuat dari tepung beras ketan yang diadoni bersama air hingga kalis. Kemudian dibentuk bola-bola dengan isian gula merah dan direbus . Jika bola-bola tersebut sudah mengambang ,ambil dan segera gulingkan di atas kelapa parut muda yang sudah bertabur garam. Di Pekalongan harga sebuah klepon 400rupiah, di Purbalingga cuma separuhnya. Kenyanglah saya.
klepon menul-menul (photo:cookpad)
      2. PUTU TEGAL
Bahan baku makanan ini  sama dengan klepon. Bedanya bentuk sedikit lonjong dan lebih besar. Sedang isiannya pisang raja. Cara masaknya lebih sering dikukus, setelah digulingankan dalam parutan kelapa muda.
putu tegal isi pisang (photo:cookpad)
3. KUE KU
Kabarnya Kue Ku berasal dari negeri Tiongkok. “Ku” dalam dialek Hokkian berarti Kura-kura. Jadi Kue Ku berarti Kue Kura-kura. Benar juga,karena bentuk original kue ku mblenduk seperti rumah Ninja. Namun sekarang banyak ditemukan bentuk lain dari kue ku menjadi mirip strawberry, nanas atau jenis buah lain. Bahan bakunya masih sama, tepung beras ketan, dan isiannya masih sama, kacang hijau rebus yang sudah dihaluskan.
kue ku original isi kacang hijau halus (photo: hesti-myworkofart.blogspot.co.id)

.     4. GETHUK
Dari sekian varian makanan berasal dari singkong, gethuk adalah yang paling pas di lidah. Mungkin karena sejak kecil, Bapak sering membeli makanan ini tiap pulang dari pasar Rejowinangun. Yup, gethuk khas Magelang. Bentuk dan warnanya tidak berubah sejak belasan tahun lalu hingga kini. Hanya original singkongnya banyak terabsorpsi bahan adiksi lain semacam tepung dan margarin.
genthuk magelangan (photo:pinterest)

      5. LUPIS
Masih dari beras ketan! Yang ini beneran dari besar ketan, bukan tepung beras ketan. Cara membuatnya seperti membuat lontong. Cara penyajiannya dipotong kecil , ditaburi parutan kelapa dan disiram kincau. Kincau terbuat dari gula jawa yang dimasak dengan sedikit air. Teksturnya kental. Uenakk.
 
kue lupis bertabur kelapa dan kincau (photo:harianresep.blospot.com)

Kamu, iya kamu yang lagi senyum-senyum :-) 
Suka jajan pasar yang mana ?

Saturday, September 16, 2017

HAPPY SINGLE

sumber :cintasejati.co.id

Tinggal di kota besar, punya  kerjaan bagus, dan bergaji cukup. Sempurna!. Being single dengan seabrek aktivitas semacam fitness, travelling, hiking pasti sangat menyenangkan.  Menikmati midnite film. Melewatkan weekend dengan keliling arena pameran atau berfoto seru di berbagai destinasi wisata lokal atau mancanegara. Seru !

Meninggalkan masa abege dan wuss tiba-tiba sudah hampir memasuki thirty something . Tua ? No ! Dewasa ,yes ! Mendamba menemukan pasangan ? Tentu . Namun senyatanya tidak mudah menyamakan frekuensi cara, pola pikir, dan kebiasaan hidup selama belasan tahun lalu. Setiap orang unik. Dalam sebuh keluarga tidak ada tabiat anak yang benar-benar sama. Bahkan  anak kembar pun tidak pernah sama dalam semua hal. Berpasangan dengan seseorang  yang dibesarkan dari keluarga yang berbeda, tentu perlu kedewasaan untuk  saling mengerti dan menghargai.

Hidup nyaman di ibukota. Komplek GBK, JCC, Kemayoran , komplek kota tua, kepulauan seribu  hingga Tanah Abang, Thamrin City, Seibu atau sekesar Penvil dan Citos, adalah area yang biasa dikunjungi kala libur akhir pekan. Bogor,Garut , Bandung, Solo, Jogja, hingga Karimunjawa sudah dijelajah dengan adat backpacker.Tentu bersama teman-teman sealiran. Aliran single yang doyan jalan dan makan.

Ada seorang teman yang sering posting kegalauannya tentang ‘hidup sendiri’ di media sosial. Awalnya jadi lucu-lucuan, jodoh-jodohin . Seiring berjalan waktu, kok makin menyek-menyek ya…. Postingan galau menjadi cemilan sehari-hari. Haruskah seluruh dunia tahu yang kau rasa ? Removed dari friendlist ? Enggak juga.  Salah satu teman baik, cukup inbox saja J

Ada pula seorang teman yang sudah melewati forty. Beberapa kali berkabar via whatsapp atau sekedar like postingan. Hidupnya terlihat nyaman dengan orang-orang disekitarnya. Work hard play hard, begitu semboyan para pekerja untuk mengiyakan beragam pengeluaran demi kepuasaan pribadi. Jika bahagia tak bisa dibeli, paling tidak ada harga yang harus di bayar untuk suatu hal yang menyenangkan. Saya suka cara si mbak menyikapi hidup sendiri jauh dari sanak saudara di seberang pulau. Karena dia telah menemukan banyak teman baik di belantara metropolitan.

Jomblo dan single adalah status yang berbeda. Tagline itu diunggah setelah terminology  high quality jomblo yang mulai memudar. Jomblo secara sederhana di artikan (sedang) tidak punya pacar atau pasangan. Sedang single, adalah status tidak atau belum berpasangan.

Belum bertemu dengan seseorang yang tepat , kemudian memilih untuk sendiri tanpa terlalu ‘ngoyo’ mencari pangeran ganteng atau putri cantik jelita tentu memiliki konsekuensi baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian keluarga. Bagi yang tinggal di kota besar, being single terasa asyik-asyik saja. Tidak akan banyak dahi berkerenyit saat melihat kita berjalan sendiri. Menjelajah mall bagi single ataupun emak beranak 3, tetap sama rasanya.  Seru, mupeng dan galau sar pegang card antara gesek lagi dan lagi atau lagi. Kemudian pulang dengan bawaan yang merepotkan sopir taxi.

Sedikit kurang nyaman jka tinggal di kota kelahiran. Omongan saudara, kerabat dan para tetangga sering membuat kuping merah. Sulit memahamkan mereka bahwa kesadaran untuk berbahagia bersama belahan jiwa membuat kami berpikir (terlalu) serius untuk mencari sosok sempurna di hati.

Keenan baru saja menginjak 6 tahun, dan selama itu pula saya sering merasa kangen pada masa menjadi happy single. Kesana kemari  cukup bawa  ransel  dan sandal bertali. Weekend  sudah penuh jadual jalan-jalan hingga 3 bulan ke depan. Selayak artis yang sibuk, kami sibuk jalan-jalan menikmati waktu.

Berkeluarga merupakan ranah berliku, berkelok yang mungkin bisa menyebabkan jatuh berdebam. Namun bergandengan tangan dengan kekasih hati terpilih, akan  saling menguatkan sehingga mudah melewati dan diakhiri tawa untuk hal yang seringkali tidak lucu. KPR rumah, biaya sekolah anak, investasi pensiun adalah destinasi browser segera, seketika, saat lepas dari pesta perayaan.


Setiap pilihan secara simultan berujung pada hasil. Semoga selau hal baik saja yang menunggu. Happy weekend !J

Wednesday, August 30, 2017

Pasangan Memesona, Raisa dan Hamish

Beberapa hari lalu beredar kartu undangan pernikahan RAISA Andriana & HAMISH Daud Wyllie di Ayana MidPlaza Jakarta, Ahad 3 September 2017  yang sepertinya akan menjadi  hari patah hati nasional jilid dua :-)

vemale.com
Mei lalu saat ada #haripatahhati saya tak paham maksudnya apa. Maklum emak-emak dengan balita yang hobi nonton upin-upin sudah amat jarang menyimak segmen  gossip. Ternyata tentang acara lamaran Hamish pada Raisa.

IG @hamishdw
Mengenal Raisa  sepintas lalu saja.  Wajah cantik dan suaranya yang lembut memang mampu menyihir penikmat musik untuk betah duduk mendengarkannya  meliuk-liukkan nada. Saya sendiri merasa Raisa sebagai penyanyi dengan talenta biasa saja. Eits, tentu saja dari sudut pandang emak-emak  yang sibuk beberes rumah. Bahkan dibandingkan  Isyana Sarasvati, yang saya kenal selintas juga, kualitas suara Isyana jauh lebih bagus. Tetep ya,subyektif ini.

Tapi soal tampang, iyes, Raisa juwarak !  Wajah manisnya, Indonesia sekali.  Satu tone dengan Dian Sastro lah. Sederhana, cantik, ga bosenin . Bahkan dengan make up tipis sekalipun, Raisa tetap nampak memesona. Beda kiblat dengan tante Rini tentu saja.

Bagaimana dengan Hamish ? Yup, My Trip My Adventure merupakan salah satu program TV yang sering saya lihat kala weekend (tetep, sambil beberes rumah). Disitulah mulai akrab dengan muka Indo Hamish yang kala itu saya pikir jebolan model. Ternyata seperti yang dikabarkan beberapa media online bahwa  Hamish Daud adalah seorang arsitek yang memiliki kantor jasa konsultan di Bali. Lahir di  Gosford Australia dan besar di Sumba bersama sang ayah ,David Wylie,  seorang peselancar handal.

IG @hamishdw
Selamat berbahagia Hamish dan Raisa semoga sakinah mawaddah dan warahmah. Aamiin.


Sunday, August 20, 2017

Dahlan Iskan : Kerja itu Hobi

sumber : merdeka.com

Khatam sudah buku Ganti Hati seharga sepuluh ribu dalam sebulan terakhir.  Buku yang diterbitkan 5 tahun lalu, setelah sebelumnya dimuat bersambung di Koran Jawa Pos. Banyak hal yang saya pelajari dari kisah tentang transplantasi hati dibalik cerita menjadi Dirut PLN dan Menteri BUMN.

Gaya bahasa yang lugas jauh dari rasa pamer. Bahkan ketika  Dahlan bercerita tentang membeli helikopter beberapa bulan menjelang operasi di Tiongkok. Dalam pandangan masa depannya,  bisa jadi pasca operasi  fisik nya jatuh terpuruk hingga  mobilitasnya terbatas. Nyatanya cerita berbeda 180 derajat.Fisiknya tetap prima. Aktivitas sebagai pejabat negara  justru memaksanya melakukan perjalan berhari-hari menggunakan moda darat  maupun udara. Tentu tanpa melupakan obat  yang harus di minum sehari 2x tepat jam 5 pagi dan jam 5 sore.