Monday, November 16, 2015

RITUAL SENIN MALAM



Senin semangaaaat, iya kerja hari Senin biasanya rada malas menggerakkan kaki melangkah menuju kantor (naik motor ), kali ini semangat. Why? Karena malam hari ba'da isya ada Webinar Sekolah Perempuan Gelombang 10. Kalau minggu lalu masih setengah apriori , apasih yang akan disajikan para mentor secara mereka bukanlah penulis favorit saya. Peace Cik Gu hehhee.
Tapi….semua berubah pasca webinar perdana tanggal 9 November ituuh barengan mbak Indari Mastuti lanjut 11 November bareng mbak Anna Farida. Banyak ilmu yang didapat. Pun sharing dengan teman-teman  yang sebagian berprofesi sebagai emak-emak rempong macam sayaah. Wait, ternyata beberapa teman SP10 udah ada yang menerbitkan buku .Wooww .Saya ? Tutup muka! Mulai bongkar file-file lama. Mana tahu bisa kayak Dee bikin Filosofi  Kopi atau Rectoverso  yang merupakan hasil kompilasi cerita dari masa lalu dan kini. Dooorr !! Banguun!
Iyap. Senin malam pukul 19.30 sudah mulai prepare meja (setrikaan) buat alat meletakkan laptop. Iya si NEC sudah tuir, bulan depan 1 windu kebersamaanya dengan saya,  tak punya batere sendiri. Jadilah bergantung nyawa pada ceblokan listrik. Keenan bertanya Bunda mau kerja? Oh tidak Keenan, Bunda mau belajar. Keenan juga mau belajar Bunda. Nanti ganti-gantian lihat  backhoe yang Bunda.
Baiklah ! Keenan selalu disamping saya selama 3 sesi webinar. Menggrecoki emaknya yang sedang serius mendengarkan sang mentor. Keenan minta dibukakan (browsing) gambar backhoe dan tractor. Jadilah webinar via earphone. Hanya sesekali lihat slide. Sayangnya satu jam belum berlalu, kendala suara kembali hadir. Sepi.Sunyi. Senyap. Sambil mem-puk-puk ,
pantat Keenan dengan tangan kiri, sementara tangan kanan sigap memencet kursor sambil melihat typing di chat box.
Outline! Mulai serem materinya…Wuhuuy sudah download contoh outline nya mbak Anna dan Mbak Juli.Astagaaaaa, kirain outline selembar doing. Ternyata 20 halamaaan.Ini mah cerber. #lap kringet.

Pokok e semangat laaah

No comments:

Post a Comment