Thursday, October 12, 2017

Saat Ikhtiar Beririsan dengan Tawakal

Sulit menyembunyikan gemuruh dada yang membuncah. Sulit menahan air yang menggenang di pelupuk mata. Lelaki gagah yang saya kenal dulu, kini tergolek lemah di ranjang kayu berwarna coklat gelap. Tubuh tegap itu terlihat menyusut. Sudah tak terlihat raga yang rajin nge-gym itu. Hilang sudah keceriaan dari wajah tegasnya. Seandainya  bertemu di tempat umum , saya  nyaris kesulitan mengenali raut mukanya.  Sakit itu telah mengikis  raganya. Meski tutur kata dan ide-ide liarnya tetap tak terbendung, ada nada getir di setiap ucapannya.



Kemudian saya menyesal kenapa tidak sedari lama mengunjungi beliau. Mengapa tidak sejak kemarin-kemarin saya bertandang ke rumahnya. Rencana itu tertunda kesekian kali dengan alasan kesibukan. Basi ! Seandainya saya lakukan sejak awal, ingin saya ceritakan tentang perjuangan Dahlan Iskan melawan penyakitnya. Berupaya dengan semua usaha dan dukungan keluarga untuk mendapat kesembuhan. Bukan hanya tentang kesiapan materi, lebih pada ikhtiar tak berbatas dan semangat untuk sehat lebih lama demi karya nyata. Banyak sekali hal baik yang bisa dilakukan dengan tubuh sehat. Hal yang berimplikasi baik pada diri sendiri dan bermanfaat untuk umat.

Lebih dari sepuluh tahun lalu kami pernah duduk  satu ruangan. Kami melakukan beberapa perjalanan ke keliling kota di Jawa Tengah. Kami sepaham dalam banyak hal. Namun tetap  ada perbedaan pandangan pada beberapa hal lain. Dan kami memakluminya sebagai dinamika. Berbeda bukan berarti tidak bisa berjalan beriringan, bukan ?


Ujian ini adalah bagian dari lakon yang harus dijalani. Ikhtiar , tawakal dan doa beriring mengharap ridhoNya. Semoga segera diangkat sakitnya. Aamiin.


2 comments:

  1. Dahlan iskan sakit apa? Udah lama banget ga denger kabarnya ya... ikut kirim doa dr jauh. Semoga bliau diangkat penyakitnya. Diberi kesembuhan dengan segera. Dan segera bs berkumpul bersama keluarganya ya aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Dahlan Iskan kanker hati Mbak Rahma. Kemudian melakukan transplantasi hati. Sudah lama, sebelum jadi Direktur PLN :-)

      Delete