Skip to main content

MENGHARGAI PROSES



adalah kanak-kanak belajar berjalan-jatuh bangun-hingga mampu berlari kencang
adalah anak-anak belajar sekian waktu untuk mahir suatu bidang
adalah fresh graduate bersusah payah mendapatkan pekerjaan impian
adalah mereka yang berpantang lelah menorehkan prestasi
adalah keluarga yg ramai dengan tawa-tengkar-tangis-dalam proses belajar

tidak ada yang instan kecuali indomie
tidak ada yang tetiba sampai puncak gunung tanpa mendaki--- pakai helikopter, iya

semua berproses,
proses menuju ke tujuan
bukan sekedar ingin pengakuan orang
nikmati langkah-langkah kecilnya
puas akan pencapaian pribadi
bukan puas atas puja puji

------
nemu buku gen Halilintar pas balik kampung
setiap anak punya cerita
setiap keluarga punya cara
ambil baiknya
-------

Sejak awal mendengar kisah mereka, kepo juga sih.Wow! sebelas anak? Pasti kaya raya nih, hobi travelling keliling dunia, ART nya dua lusin mungkin. Apalagi pas baca rumahn rumah mewahnya di komplek Pondok Indah dengan bangunan tiga lantai. Langsung mengamini.

Kemarin, iya kemarin pas balik kampung menjelang Ramadan, nemu buku Gen Halilintar di rumah kakak. Langsung tertarik membaca. Meski tata bahasa dan gaya penceritaannya tak seindah para penulis autobiografi, tapi saya menikmati setiap kisah saat satupersatu anak-anak Pak Hali dan Bu Geni lahir ke dunia. Wow lagi! Tanpa nanny or maid. Yah mungkin tetap ada yang cleaning or laudrymate kali ya... Tapi takjub juga dengan konsep dan pendidikan karakter yang dipilih. Sejak kecil sudah diasaha jiwa bisnisnya. Setiap anak punya pilihan untuk berkreasi. Entahlah apakah mereka juga KADANG kesal, kenapa saudaraku banyaaaaak sekali, haha

Setidaknya Atta yang paling senior yang harus jadi panglima kesebelasan. Btw Atta itu ga cuma youtuber ternyata. Dari usia 13 tahun udah jualan mobil dan gadget second. Bareng adik-adiknya mengelola resto dan bisnis lain. Keren! Dan mereka (ternyata) juga mengalami jatuh bangun bisnis, pindah rumah dari rumah mewah ke rumah biasa. Dari Condomium mewah ke apartemen biasa, demi menghemat pengeluaran.

Adore them? Yup, for some good point of view which is related to ours, though.

Comments

popular post

Fortune Indonesia Summit 2022: Semangat Pembaharu Para Tokoh Muda

Cedera Tulang pada Anak